digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Light Subunit of Mushroom Tyrosinase (LSMT) merupakan lectin-like protein yang berasal dari Agaricus bisporus, ditemukan secara tidak sengaja saat elusidasi struktur kristal dari enzim tirosinase. Rekombinan Light Subunit Mushroom Tyrosinase (rLMST) telah berhasil diproduksi. rLSMT bersifat non-imunogenik dan tidak menyebabkan aglutinasi darah. rLSMT ini juga memiliki aktivitas dalam menghambat proliferasi lini sel MDA-MB-231. Pada kanker, beberapa jalur pensinyalan mengalami perubahan, salah satunya jalur pensinyalan Wnt. Aktivasi Wnt berlebihan ditandai dengan kenaikan ekspresi ?-catenin dan target pensinyalan seperti cyclin-D1. Sel Punca Kanker merupakan subpopulasi dari sel kanker yang memiliki kapasitas regenerasi diri, proliferasi dan menginisiasi pembentukan tumor. Pada penelitian ini dilakukan kajian lebih lanjut kemungkinan efektivitas rLSMT sebagai anti kanker payudara melalui jalur pensinyalan Wnt. Selain itu juga dilakukan pengembangan awal kultur sel 3 dimensi, sferoid, untuk mempelajari proses tumorigenesis dan model untuk uji aktivitas obat anti kanker yang lebih menyerupai kondisi jaringan kanker sebenarnya dibandingkan kultur sel pada umumnya (2 dimensi). Aktivitas rLSMT terhadap regulasi jalur pensinyalan Wnt pada lini sel kanker MDA-MB-231 diamati karena disregulasi jalur pensinyalan Wnt berhubungan dengan proliferasi, diferensiasi dan regenerasi diri sel punca kanker. Sferoid dibentuk dalam piringan rendah penempelan dan media yang disuplementasi dengan EGF, b-FGF dan B27. Pemberian 579,3 ?g/mL rLSMT pada lini sel kultur monolayer (2 dimensi) MDA-MB-231 menunjukkan kecenderungan penurunan ekspresi ?-catenin dan cyclin-D namun bukan merupakan jalur utama dalam inhibisi proliferasi sel. Pemberian 350 ?g/mL rLSMT pada sferoid MDA-MB-231 tidak menunjukkan penurunan ukuran yang bermakna. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa aktivitas antikanker rLSMT pada model sel kanker payudara melalui jalur pensinyalan Wnt relatif lemah dan bukan sebagai jalur utama mekanisme kerja rLSMT. Keberhasilan pembentukan sferoid memberikan peluang untuk studi lebih lanjut secara in vitro yang lebih menyerupai kondisi klinis dari penyakit kanker.