digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Tumbuhnya industri modest fashion di Kota Bandung yang menghasilkan banyak brand dengan berbagai macam desain yang selalu up to date tentu tak dapat berdiri sendiri tanpa menilik pada tren yang ada di dunia fashion secara global. Salah satu brand yang menjadi trendsetter desain modest fashion yang berbasis pada tren global ialah Shafira Corporation (Shafco), yang telah bertahan lebih dari dua dekade dalam menyuguhkan produk modest fashion di Indonesia dan beberapa negara di Asia Tenggara. Selama ini tren yang digunakan oleh industri modest fashion Kota Bandung termasuk juga Shafco masih mengikuti tren dari negara barat, yang memiliki kehidupan serta budaya berbeda dengan Kota Bandung sendiri khususnya dan juga Indonesia pada umumnya, yang kemudian berpengaruh terhadap penerimaan mengenai tren tersebut di mata konsumen modest fashion Indonesia. Dalam upaya mengatasi hal tersebut tentunya pelaku industri modest fashion di Kota Bandung melakukan adaptasi-adaptasi visual tersendiri terhadap tren yang kemudian digunakan dalam pembuatan desain yang lebih sesuai untuk konsumen Indonesia. Kajian mengenai bagaimana adaptasi visual tren fashion tersebut kiranya perlu dilakukan untuk melihat peranan tren dalam desain yang dihasilkan serta pembuatan rekomendasi pengembangan industri modest fashion Kota Bandung berbasis tren fashion. Dengan demikian, maka dilakukan penelitian yang menjabarkan mengenai adaptasi visual industri modest fashion Kota Bandung terhadap tren fashion dengan mengambil Shafira Corporation sebagai sampel. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang proses penelitiannya berupa pengumpulan dan penyusunan data, analisis serta penafsiran dari adaptasi visual yang berkaitan dengan tren fashion. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa adaptasi visual Shafira Corporation terhadap tren berperan terhadap pengembangan desain dan produk yang dihasilkan, hingga akhirnya memberikan dampak terhadap penjualan produk dan citra perusahaan.