digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
PUBLIC Open In Flipbook Nugi Nugraha

Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan utama dan tersibuk di Indonesia yang berkontribusi signifikan terhadap aktivitas logistik nasional maupun internasional. Tingginya intensitas kegiatan transportasi non-road, seperti kapal laut dan truk kontainer, menimbulkan emisi polutan udara yang berdampak pada kualitas lingkungan di sekitar kawasan pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi emisi polutan utama berupa NOx, SO2, CO, CO2, PM10, PM2.5 DAN HC dari aktivitas non-road di Pelabuhan Tanjung Priok dengan pendekatan bottom-up menggunakan model GAINS. Metode penelitian mencakup pengumpulan data primer dan sekunder terkait aktivitas kapal dan truk, perhitungan konsumsi energi, serta pemodelan distribusi spasial emisi menggunakan GIS. Hasil yang diharapkan adalah estimasi kuantitatif beban emisi tahunan, identifikasi sumber dengan kontribusi terbesar, serta peta sebaran emisi di kawasan pelabuhan. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi beberapa skenario mitigasi, termasuk penerapan shore power, penggunaan bahan bakar rendah sulfur, dan modifikasi teknologi mesin kapal. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya menurunkan emisi udara di Pelabuhan Tanjung Priok serta mendukung pengembangan konsep green port di Indonesia.