Perkembangan teori pelabelan graf dimulai dengan konsep ?-valuation yang
diperkenalkan oleh (Rosa, 1967), yang kemudian dipopulerkan oleh (Golomb,
1972) dengan sebutan pelabelan anggun (graceful labeling). Evolusi konsep ini
melahirkan pelabelan harmoni (harmonious labeling) (Graham dan Sloane, 1980a)
dan pelabelan Kordial (cordial labeling) (Cahit, 1987). Kemudian (Lee dan
Ng, 2008) memperkenalkan konsep indeks persahabatan (friendly index) sebagai
generalisasi kuantitatif dari pelabelan kordial.
Secara formal, indeks persahabatan dari suatu graf G didefinisikan sebagai
himpunan FI(G) = {N(f) : f pelabelan persahabatan}, dengan N(f) = |ef (1) ? ef (0)| mengukur selisih jumlah sisi berlabel 1 dan 0 dari pelabelan persahabatan
f : V (G) ? {0, 1}. Meskipun penelitian tentang indeks persahabatan telah
berkembang cukup pesat, kajian literatur menunjukkan adanya dua celah penelitian
(research gaps), yaitu pengaruh operasi graf terhadap indeks persahabatan dan
karakterisasi graf berdasarkan kardinalitas indeks persahabatan.
Dalam tesis ini akan dibahas indeks persahabatan untuk operasi tambah G+H, yang
menghubungkan setiap titik di G dengan setiap titik di H. Pembahasan ini dibentuk
dari sifat-sifat FI(G+H) terhadap pelabelan G dan H yang terinduksi. Kemudian
penelitian ini juga akan membahas karakterisasi graf G yang memiliki kardinalitas
indeks persahabatan kecil, yaitu |FI(G)| = 1 atau |FI(G)| = 2 dengan menentukan
hubungan pertukaran label titik -titik di G terhadap indeks dari pelabelan
persahabatan G.
Perpustakaan Digital ITB