Tesis ini mengkaji hubungan antara pengembangan karier, kesempatan promosi,
dan kinerja karyawan di PT Sigma Blu (PT Sigma) dalam konteks pascaakuisisi
setelah akuisisi PT Gabung Satu dan PT Gabung Dua. Proses integrasi
pascaakuisisi membentuk organisasi yang lebih besar dan kompleks, sehingga
berdampak pada struktur peran, jalur karier, persaingan internal, serta ekspektasi
karyawan terhadap pertumbuhan karier di dalam perusahaan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 431
karyawan tetap dari berbagai jenjang jabatan dan masa kerja. Data dianalisis
menggunakan statistik deskriptif, pengujian kualitas instrumen, uji asumsi klasik,
dan analisis regresi linear berganda. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa kinerja
karyawan memperoleh nilai rata-rata tertinggi, yang mengindikasikan bahwa
responden secara umum menilai kinerja mereka berada pada tingkat yang sangat
tinggi. Pengembangan karier juga dipersepsikan secara positif, sedangkan
kesempatan promosi memiliki nilai yang lebih rendah dan menunjukkan variasi
persepsi yang lebih besar di antara responden. Hasil regresi menunjukkan bahwa
pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan pengembangan yang lebih
jelas, peningkatan kompetensi, dan jalur karier yang terstruktur berkaitan dengan
peningkatan kinerja karyawan. Kesempatan promosi juga berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan, tetapi arah pengaruhnya negatif. Temuan ini
menunjukkan bahwa kesempatan promosi tidak hanya perlu dipahami sebagai
peluang kenaikan jabatan, tetapi juga dapat menjadi sumber persepsi persaingan,
ketidakpastian, dan kesenjangan ekspektasi apabila sistem promosi belum
sepenuhnya dipersepsikan transparan dan adil. Secara simultan, pengembangan
karier dan kesempatan promosi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan
dengan nilai R-square sebesar 0,329, yang berarti 32,9% variasi kinerja karyawan
dapat dijelaskan oleh model penelitian. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian
ini merekomendasikan agar PT Sigma memperkuat arsitektur karier terintegrasi,
mengembangkan jalur pengembangan berbasis kompetensi, memperbaiki tata
kelola promosi berbasis merit yang transparan, meningkatkan komunikasi
pascaakuisisi, serta menerapkan analitik talenta yang terhubung dengan kinerja
untuk menjaga keberlanjutan kinerja karyawan dalam organisasi pascaakuisisi.
Perpustakaan Digital ITB