digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Christoper Raditya Melandri
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Salinitas merupakan salah satu parameter fisis oseanografi yang penting. Namun, pengukuran salinitas permukaan laut secara in-situ masih terbatas sehingga pemantauan secara spasial dan kontinu pada wilayah yang luas sulit dilakukan. Oleh karena itu, penginderaan jauh menggunakan citra satelit dapat menjadi alternatif untuk memperoleh informasi salinitas permukaan laut secara lebih luas dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi salinitas permukaan laut serta mengidentifikasi pola variasinya di perairan Teluk Cirebon menggunakan citra satelit Sentinel-2 pada periode 2023–2024.Estimasi salinitas dilakukan secara tidak langsung melalui pendekatan proxy dengan memanfaatkan indeks Colored Dissolved Organic Matter (CDOM), mengingat sensor optik pada Sentinel-2 tidak mampu mendeteksi garam terlarut secara langsung. Pada wilayah pesisir, salinitas umumnya berkorelasi terbalik dengan konsentrasi CDOM sehingga perubahan reflektansi spektral dapat digunakan untuk mengindikasikan variasi salinitas. Proses pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Sentinel Application Platform (SNAP) dengan menguji beberapa persamaan empiris.Validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil estimasi dengan data salinitas in-situ pada musim JJA 2023 menggunakan parameter RMSE (Root Mean Square Error), koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan III.3 merupakan model paling optimal dengan nilai RMSE sebesar 0,0983, koefisien determinasi sebesar 0,8484, dan koefisien korelasi sebesar 0,9211.Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya variasi salinitas permukaan laut di Teluk Cirebon selama periode 2023–2024 dengan pola musiman yang relatif konsisten. Nilai salinitas tertinggi terjadi pada musim JJA, diikuti musim SON dan MAM, sedangkan nilai terendah terjadi pada musim DJF. Variasi tersebut dipengaruhi oleh curah hujan yang menunjukkan hubungan terbalik dengan salinitas, di mana salinitas meningkat saat curah hujan menurun dan sebaliknya. Selain itu, dinamika arus permukaan yang berubah secara musiman juga turut memengaruhi distribusi salinitas di Teluk Cirebon.