ABSTRAK Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Infrastruktur transportasi publik berbasis rel seperti MRT Jakarta berpotensi
menciptakan kenaikan nilai properti di sekitarnya yang dapat ditangkap melalui
mekanisme Land Value Capture (LVC) untuk mendukung pembiayaan
infrastruktur secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi
potensi tambahan penerimaan daerah melalui Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan
dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai instrumen LVC sehubungan dengan
pembangunan Stasiun MRT Thamrin yang akan beroperasi pada tahun 2027
menggunakan pendekatan kuantitatif multi-metode yang mengintegrasikan
Hedonic Price Method berbasis Ordinary Least Squares (OLS), meta-analisis dan
meta-regresi random-effects terhadap 15 studi empiris global, simulasi Monte
Carlo, dan interpolasi spasial Inverse Distance Weighted (IDW) pada medium blok
Zona Nilai Tanah (ZNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anticipation effect
terhadap keberadaan stasiun telah terbentuk di pasar properti dengan properti
komersial mendapatkan premium MRT sebesar 38,06% lebih tinggi dibandingkan
residensial. Simulasi Monte Carlo menghasilkan rata-rata value uplift sebesar 8,38-
9,72% selama periode 2026-2030 dengan estimasi potensi tambahan penerimaan
PBB-P2 sebagai bentuk LVC pada skenario moderat berkisar Rp33-39 miliar per
tahun dan akumulasi Rp178 miliar selama periode proyeksi. Penelitian ini
berkontribusi dalam menyediakan kerangka estimasi LVC bersifat ex-ante
sekaligus memberikan dasar kuantitatif bagi implementasi Peraturan Presiden
Nomor 79 Tahun 2024 tentang Pendanaan Penyediaan Infrastruktur melalui
Pengelolaan Perolehan Peningkatan Nilai Kawasan (P3NK) di Provinsi DKI
Jakarta.
Perpustakaan Digital ITB