digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 1 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 2 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 3 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 4 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 5 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 6 Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

PUSTAKA Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

LAMPIRAN Amanda Ridha Widati
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

Infrastruktur transportasi publik berbasis rel seperti MRT Jakarta berpotensi menciptakan kenaikan nilai properti di sekitarnya yang dapat ditangkap melalui mekanisme Land Value Capture (LVC) untuk mendukung pembiayaan infrastruktur secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi tambahan penerimaan daerah melalui Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai instrumen LVC sehubungan dengan pembangunan Stasiun MRT Thamrin yang akan beroperasi pada tahun 2027 menggunakan pendekatan kuantitatif multi-metode yang mengintegrasikan Hedonic Price Method berbasis Ordinary Least Squares (OLS), meta-analisis dan meta-regresi random-effects terhadap 15 studi empiris global, simulasi Monte Carlo, dan interpolasi spasial Inverse Distance Weighted (IDW) pada medium blok Zona Nilai Tanah (ZNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anticipation effect terhadap keberadaan stasiun telah terbentuk di pasar properti dengan properti komersial mendapatkan premium MRT sebesar 38,06% lebih tinggi dibandingkan residensial. Simulasi Monte Carlo menghasilkan rata-rata value uplift sebesar 8,38- 9,72% selama periode 2026-2030 dengan estimasi potensi tambahan penerimaan PBB-P2 sebagai bentuk LVC pada skenario moderat berkisar Rp33-39 miliar per tahun dan akumulasi Rp178 miliar selama periode proyeksi. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan kerangka estimasi LVC bersifat ex-ante sekaligus memberikan dasar kuantitatif bagi implementasi Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2024 tentang Pendanaan Penyediaan Infrastruktur melalui Pengelolaan Perolehan Peningkatan Nilai Kawasan (P3NK) di Provinsi DKI Jakarta.