Abstrak -JEREMIAH ALFA REYNALDO
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Gugus galaksi merupakan struktur paling masif di alam semesta yang terikat
secara gravitasional. Salah satu cara mendeteksi gugus adalah melalui
efek Sunyaev-Zel’dovich (SZ)—distorsi spektrum cosmic microwave background
(CMB) akibat hamburan Compton invers oleh gas panas antargalaksi.
Sinyal SZ dikonversi menjadi massa gugus menggunakan relasi penskalaan berbasis
Universal Pressure Profile (UPP), yang selanjutnya dimanfaatkan untuk
mengestimasi jarak diameter sudut DA gugus galaksi.
Tugas akhir ini mengevaluasi konsistensi estimasi DA dari katalog Atacama
Cosmology Telescope Data Release 5 (ACT DR5) terhadap model kosmologi
Flat-?CDM standar (H0 = 70 km/s/Mpc, ?m = 0, 3, ?? = 0, 7). Sampel
terdiri dari 210 gugus galaksi dengan pelensa gravitasi kuat, kemudian dipilih
188 gugus pada 0, 2 ? z < 0, 7. Jarak DA dihitung dengan asumsi skala filter
tetap ?500 = 2, 4? menggunakan dua estimasi massa: MUPP
500c dan MCal
500c (terkalibrasi
pelensaan lemah dengan faktor 0, 71 ± 0, 07). Hasilnya dibandingkan
dengan Dmodel
A melalui analisis residual ?DA dan nilai RMS per bin ?z = 0, 1.
Diperoleh bahwa estimasi DA dari MUPP
500c cenderung overestimate pada
z < 0, 5 dan underestimate pada z > 0, 5, dengan RMS terkecil pada bin
0, 5 ? z < 0, 6 (184,55 Mpc). Bias ini bersumber dari asumsi ?500 = 2, 4?
yang hanya sesuai dengan ukuran sudut tipikal gugus pada rentang z tersebut.
Penggunaan MCal
500c memperbaiki konsistensi pada 0, 5 ? z < 0, 7 (RMS
hingga 126,43 Mpc), tetapi memperburuknya pada z < 0, 5. Penyempitan sebaran
massa dan DA pada redshift tinggi diduga mencerminkan kondisi fisis
gugus: usia alam semesta yang lebih muda pada z tinggi membatasi waktu
agregasi dan virialisasi gugus, bukan akibat bias observasional.
Simpulan tugas akhir ini adalah ?500 = 2, 4? paling baik untuk estimasi
jarak gugus pada 0, 5 ? z < 0, 6. Untuk rentang z lain, nilainya perlu disesuaikan.
Data pelensaan gravitasi kuat dalam sampel ini berpotensi dimanfaatkan
untuk mengkalibrasi skala sudut tersebut secara empiris dan independen guna
meningkatkan akurasi estimasi jarak kosmik.
Perpustakaan Digital ITB