Rahmi Indita [19022233]
Terbatas Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan
Dalam industri teknologi tinggi yang volatil, kemampuan untuk terus berinovasi menentukan kelangsungan hidup perusahaan. Tanpa inovasi, keunggulan kompetitif dapat hilang dalam hitungan tahun. Oleh karena itu, investasi R&D menjadi lifeline penting bagi perusahaan untuk menghadapi cepatnya obsolesensi teknologi dan tetap kompetitif. Meskipun literatur sebelumnya menyoroti peran dewan direksi dalam keputusan strategis ini, sebagian besar penelitian fokus pada ekonomi maju atau industri agregat, sehingga kurang meneliti bagaimana masa jabatan dewan mempengaruhi strategi “survival” di pasar berkembang yang memiliki ketidakpastian institusional lebih tinggi. Studi ini mengkaji apakah masa jabatan dewan mendorong intensitas R&D pada perusahaan teknologi tinggi dan apakah hubungan ini dimoderasi oleh konteks pasar. Argumen utama adalah bahwa masa jabatan yang panjang memberikan pengetahuan dan jaringan yang mendukung inovasi, namun kekosongan institusional di pasar berkembang mungkin mengurangi manfaat tersebut dibandingkan pasar maju. Menggunakan desain penelitian kuantitatif, penelitian ini menerapkan regresi panel fixed effects (FE) pada dataset seimbang 90 perusahaan teknologi tinggi, setengahnya dari pasar berkembang dan setengahnya dari pasar maju, selama periode 2020 hingga 2024. Hasil empiris menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara rata-rata masa jabatan dewan dengan intensitas R&D, menegaskan bahwa dewan berpengalaman mendorong pengambilan risiko strategis. Namun, efek moderasi konteks pasar tidak terbukti; interaksi antara masa jabatan dan tipe pasar tidak signifikan, menunjukkan pengaruh positif masa jabatan berlaku di kedua lingkungan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai strategis pengalaman dewan khususnya akumulasi pengetahuan spesifik perusahaan dan jaringan eksternal merupakan pendorong inovasi universal yang melampaui perbedaan institusional lokal. Secara praktis, penelitian ini menyarankan perusahaan teknologi tinggi di pasar berkembang maupun maju untuk mempertahankan direktur berpengalaman guna mendukung kapabilitas dinamis yang diperlukan untuk investasi R&D berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB