digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


2026_TS_PP_Eriana Mayutasya Putri-29124363
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PT EI merupakan perusahaan jasa fasilitas milik keluarga yang di Indonesia yang saat ini sedang mengalami proses transisi kepemimpinan dari pendiri kepada generasi penerus. Tanpa adanya perencanaan suksesi yang baik, perusahaan berisiko menghadapi tantangan terkait keberlanjutan jangka panjang, kesinambungan bisnis, serta pelestarian nilai-nilai organisasi yang telah menjadi dasar perusahaan sejak didirikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan utama yang memengaruhi kesiapan perencanaan suksesi di PT EI serta mengubah hambatan tersebut menjadi prioritas strategis dalam penyusunan roadmap perencanaan suksesi yang praktis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tujuh informan penting yang berasal dari pihak kepemilikan keluarga dan manajemen operasional. Hasil wawancara dianalisis menggunakan Metodologi Gioia melalui proses pengkodean tiga tahap, di mana dimensi agregat dihubungkan dengan empat premis dalam kerangka Parallel Planning Process (PPP) yang dikembangkan oleh Carlock dan Ward (2001). Selanjutnya, temuan penelitian diprioritaskan menggunakan Impact–Effort Matrix untuk menentukan urutan implementasi strategi. Hasil penelitian ini adalah sembilan hambatan kritis dalam keempat premis PPP, terutama yang berkaitan dengan budaya perusahaan yang belum terformalkan, transisi kepemimpinan yang sedang berlangsung, ketergantungan yang kuat pada pendiri, visi dan strategi yang belum selaras, serta belum adanya sistem formal untuk tata kelola, logistik, dan sumber daya manusia. Hambatan-hambatan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi sembilan usulan strategi dan dikelompokkan ke dalam enam prioritas strategis, yaitu institusionalisasi budaya perusahaan, formalisasi struktur organisasi, penyelarasan visi bersama, pengembangan tata kelola keluarga, perancangan ulang prosedur operasional, serta pembentukan jalur pengembangan kepemimpinan. Berdasarkan Impact–Effort Matrix, tiga prioritas pertama dikategorikan sebagai Quick Wins, sedangkan tiga prioritas lainnya termasuk Major Projects, sehingga membentuk prioritas roadmap untuk meningkatkan kesiapan suksesi dan keberlanjutan jangka panjang PT EI.