digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Farzana Kalyana Kretya Lubis
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Astrowisata merupakan bentuk pariwisata minat khusus yang sedang berkembang, tetapi perkembangannya yang mengintegrasikan kearifan lokal maritim masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan astrowisata melalui konsep Starfishing di Desa Wisata Jasri, Bali, yang menggabungkan pengamatan langit malam dengan pengalaman melaut menggunakan jukung tradisional. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini memetakan tingkat kesiapan destinasi serta mengidentifikasi parameter risiko yang mungkin terjadi dan strategi untuk mengatasinya. Hasil studi menunjukkan bahwa Desa Wisata Jasri memiliki potensi unggul sebagai destinasi astrowisata dengan kualitas langit malam pada Skala Bortle 3, yang memungkinkan pengamatan benda langit dan navigasi bintang secara visual dengan baik. Kesiapan infrastruktur dan antusiasme sumber daya manusia lokal menjadi modal kuat dalam pengembangan nilai ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Namun, penelitian ini mengidentifikasi tantangan kritis berupa risiko keselamatan, potensi polusi cahaya terhadap ekosistem pesisir, serta keterbatasan literasi digital dan standarisasi perangkat keselamatan pada armada jukung. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan Starfishing di Desa Wisata Jasri sangat layak untuk dilaksanakan dengan strategi optimalisasi yang tepat. Rekomendasi utama meliputi pembangunan infrastruktur aksesibilitas seperti dermaga ponton, penerapan manajemen operasional berbasis data meteorologi yang presisi, serta penguatan kapasitas pemandu melalui sinkronisasi navigasi tradisional dan astronomi modern. Melalui kolaborasi strategis antar pemangku kepentingan, Starfishing diharapkan dapat menjadi model astrowisata berkelanjutan yang memperkuat lanskap ekonomi lokal berbasis konservasi langit malam.