digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Cover - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 1 - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 2 - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 3 - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 4 - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 5 - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Daftar Pustaka - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Lampiran - Imam Habib Farhan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Turbin Wells pada sistem Oscillating Water Column (OWC) mampu mengonversi aliran udara bolak balik menjadi daya poros, namun performanya menurun pada koefisien aliran tinggi akibat stall. Penelitian ini mengkaji modifikasi bilah turbin Wells profil NACA 0020 melalui penambahan Gurney flap pada trailing edge dengan variasi flap height (FH) dan flap width (FW) yang disusun menggunakan RSM–CCD untuk memperoleh konfigurasi yang paling efektif. Simulasi dilakukan dengan CFD kondisi tunak pada ANSYS Fluent untuk ???? = 0,1 hingga 0,350 dan dilanjutkan hingga ????= 0,4 untuk mengamati perilaku pasca stall. Kinerja dievaluasi menggunakan koefisien torsi ????????, koefisien input ????????, dan efisiensi ????, dengan tambahan efisiensi rata rata ???????????? dan koefisien torsi rata rata ????????????????. Hasil menunjukkan Gurney flap meningkatkan torsi pada zona pra stall hingga ????= 0,3. Berdasarkan perbandingan efisiensi rata rata ????????????,dipilih tiga konfigurasi yang memberikan peningkatan paling konsisten pada rentang pra stall, yaitu modifikasi 1, 6, dan 8. Kemudian ketiganya ditinjau kembali menggunakan ????????????????untuk memastikan peningkatan torsi rata rata tetap kuat. Nilai ???????????????? baseline 0,1969 meningkat menjadi 0,2445 (Modifikasi 1), 0,2400 (Modifikasi 6), dan 0,2610 (Modifikasi 8), dengan peningkatan terbesar 32,58 persen pada Modifikasi 8. Modifikasi 8 juga menghasilkan efisiensi rata rata sebesar 52,40% mengalami kenaikan 7,9% dibandingkan dengan kondisi baseline. Pada perluasan kondisi pasca stall, performa bilah termodifikasi bertahan lebih lama dibanding baseline sebelum koefisien torsi berubah menjadi negatif pada sekitar ????= 0,4, yang menandakan batas operasi efektif telah terlampaui.