ABSTRAK Zaki Adzani Sutrisno
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Prediksi pergerakan harga saham merupakan sebuah tantangan karena sifat pasar
yang kompleks dan dinamis. Model seperti GRU dan LSTM telah umum digunakan
untuk tugas ini. Namun, saat ini muncul tren baru yang menggunakan foundational
model seperti Chronos-T5, yang pada awalnya dikembangkan untuk tugas-tugas
pemrosesan bahasa. Pendekatan ini memperlakukan data deret waktu harga saham
seperti rangkaian kata dalam sebuah kalimat, dengan tujuan agar model dapat
mempelajari "tata bahasa" atau pola yang mendasari pada data deret waktu.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kelayakan penggunaan
foundation model Chronos untuk memprediksi harga saham di pasar maju seperti
Amerika. Studi kasus yang digunakan adalah data harga penutupan harian saham
perusahaan teknologi di pasar amerika seperti AMD ($AMD), Intel ($INTC), dan
Nvidia ($NVDA), dalam periode waktu lima tahun (07/2020 – 08/2025).
Kemampuan prediksi Chronos akan dievaluasi dalam dua skenario: prediksi
langsung tanpa pelatihan khusus (zero-shot) dan prediksi setelah pelatihan
tambahan (fine-tuning). Kinerja model Chronos kemudian akan dibandingkan
dengan model deep learning yang lebih umum digunakan, seperti GRU. Evaluasi
perbandingan kinerja akan diukur menggunakan metrik statistik seperti Simple
Return, Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), Mean
Absolute Error (MAE), dan Directional Accuracy (DA).
Perpustakaan Digital ITB