Teks tersebut membahas penelitian mengenai sintesis dan uji inhibisi korosi senyawa dimer kafein yang dihubungkan dengan heksandiamina pada baja karbon dalam larutan NaCl 3% (b/v).
Korosi merupakan masalah serius dalam teknik material. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inhibitor korosi berbasis senyawa organik yang ramah lingkungan. Senyawa dimer kafein disintesis melalui reaksi substitusi nukleofilik aromatik (SNAr) antara 8-bromokafein dan 1,6-heksandiamina, kemudian dikarakterisasi menggunakan FTIR, NMR, dan spektrometri massa.
Pengujian efisiensi inhibisi korosi dilakukan menggunakan metode bobot hilang (gravimetri) dan uji elektrokimia (EIS dan PDP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimer kafein memiliki efisiensi inhibisi yang sangat tinggi, mencapai 98% pada suhu 25°C dalam medium NaCl 3% (b/v). Efisiensi ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kafein tunggal yang hanya mencapai kurang dari 84% pada kondisi yang sama.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dimerisasi kafein dengan penghubung heksandiamina secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan inhibisi korosi pada baja karbon dalam larutan NaCl.