Tesis karya Nailatul Zahrah Pradiwi dari Institut Teknologi Bandung ini berjudul "Pengaruh Kandungan Aluminium terhadap Kinerja Katalis ZSM48 Hierarkis dengan Cetakan Mikrokristal Selulosa dalam Perengkahan Minyak Tamanu".
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan ketergantungan pada sumber energi tak terbarukan dan upaya pengembangan bahan bakar bio sebagai alternatif. Minyak tamanu (Calophyllum inophyllum), sebagai minyak nabati non-edible, memiliki potensi tinggi untuk diubah menjadi bahan bakar bio melalui proses perengkahan katalitik. Zeolit ZSM48 dipilih sebagai katalis karena selektivitas tingginya dalam menghasilkan fraksi gasolin, namun sistem pori satu dimensinya seringkali mengalami keterbatasan difusi molekul besar dan mempercepat deaktivasi.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi rasio Si/Al (25, 50, 100, dan 200) terhadap kinerja katalitik ZSM48 hierarkis yang disintesis menggunakan cetakan mikrokristal selulosa (MC) untuk menghasilkan biogasoline berkualitas tinggi yang sesuai standar Kepdirjen Migas.
Katalis yang berhasil disintesis dikarakterisasi menggunakan XRD, FTIR, SEM, TEM, dan analisis fisisorpsi N2. Produk cair hasil perengkahan dianalisis menggunakan GC-MS.
Hasil uji perengkahan katalitik menunjukkan bahwa katalis ZSM48 dengan rasio Si/Al 100 (SAR100) tanpa MC menghasilkan fraksi gasolin sebesar 92,23% volume dengan nilai Research Octane Number (RON) 104, kandungan aromatik 36,73% volume, dan benzena 1,37% volume. Penambahan cetakan MC terbukti meningkatkan kinerja katalis, dengan katalis SAR100MC (dengan cetakan MC) menunjukkan perolehan fraksi gasolin tertinggi sebesar 96,63% volume, nilai RON 106, kandungan aromatik 39,72% volume, dan benzena yang lebih rendah yaitu 1,10% volume.
Kesimpulannya, pembentukan katalis ZSM48 hierarkis menggunakan cetakan mikrokristal selulosa dengan rasio Si/Al optimum 100 secara efektif mampu meningkatkan fraksi gasolin dan kualitas bahan bakar yang dihasilkan dari perengkahan katalitik minyak tamanu.