Teks ini memperkenalkan Autism Spectrum Disorder (ASD), gangguan perkembangan saraf kompleks yang ditandai tantangan interaksi sosial dan komunikasi, dengan penyebab multifaktorial termasuk faktor genetik, lingkungan, dan neurobiologi, serta keterlibatan jalur neuroinflamasi.
Penelitian ini menggunakan model mencit yang dipapar asam valproat (VPA) secara prenatal, yang diketahui mengganggu perkembangan saraf melalui modulasi epigenetik dan menghasilkan fenotipe menyerupai ASD, seperti perubahan rangsangan saraf dan plastisitas sinaptik, serta defisit perilaku interaksi sosial (diukur dengan mengendus).
Fokus utama adalah mengkaji efek misoprostol, analog sintetis prostaglandin E2 (PGE2) dengan sifat pro-inflamasi dan neuroprotektif, terhadap ekspresi reseptor PGE2 subtipe 3 (EP3) di otak mencit model ASD. Hal ini didasari temuan sebelumnya yang menunjukkan penurunan ekspresi mRNA EP3 dan defisit interaksi sosial pada mencit model ASD yang dipapar VPA.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana misoprostol dapat memengaruhi jalur-jalur terkait ASD dan potensi efeknya terhadap perilaku sosial serta ekspresi aktivasi reseptor EP3, dengan harapan memberikan wawasan mengenai potensi perbaikan aspek interaksi sosial pada ASD. Studi ini akan menggabungkan analisis perilaku sosial dan pengukuran protein EP3 di otak.