Teks ini adalah ringkasan dari tesis master oleh Reynara Davin Chen yang menganalisis investasi dan manfaat ekonomi dari strategi depresurisasi untuk meningkatkan stabilitas lereng dan optimasi lereng tambang batubara di Pit BU milik PTBA. PTBA berencana meningkatkan target produksi batubaranya secara signifikan, namun menghadapi kendala geologi, hidrogeologi, dan keterbatasan lahan yang menyebabkan ketidakstabilan lereng, menghambat optimasi produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model finansial berbasis Discounted Cash Flow (DCF) menggunakan parameter seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Profitability Index (PI), dilengkapi dengan analisis sensitivitas dan simulasi Monte Carlo. Studi ini membandingkan dua skenario: operasi tanpa depresurisasi (Opsi 1) dan operasi dengan strategi depresurisasi (Opsi 2).
Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi depresurisasi (Opsi 2) memiliki potensi finansial yang jauh lebih baik (NPV positif, IRR lebih tinggi) dan risiko finansial yang lebih rendah (probabilitas NPV negatif lebih kecil) dibandingkan dengan operasi tanpa depresurisasi (Opsi 1). Meskipun kedua opsi sensitif terhadap fluktuasi harga batubara dan volume produksi, strategi depresurisasi direkomendasikan sebagai solusi jangka menengah yang paling layak untuk mencapai target produksi PTBA secara aman dan menguntungkan.