Tesis ini membahas perancangan struktur organisasi fungsional untuk keberlanjutan bisnis Ragam Jaya Garment House, sebuah UKM garmen milik keluarga di Bandung. Perusahaan ini menghadapi tantangan signifikan karena koordinasi kerja sehari-hari masih sangat bergantung pada kebiasaan informal dan pengawasan langsung dari pemilik, yang mengakibatkan tidak adanya struktur tertulis, ketidakjelasan peran, dan pengambilan keputusan yang terpusat pada pemilik. Kondisi ini menimbulkan hambatan koordinasi, risiko miskomunikasi, serta mengancam keberlangsungan bisnis seiring transisi generasi.
Melalui pendekatan studi kasus kualitatif interpretif dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, serta pemetaan menggunakan alat desain organisasi seperti Porter Value Chain, APQC, RACI Matrix, dan Galbraith's Star Model, penelitian ini mengidentifikasi akar masalah. Solusi yang diusulkan adalah struktur fungsional berbasis peran yang didukung oleh batasan hak pengambilan keputusan dan kontrol proses minimal pada titik serah terima dan persetujuan. Struktur ini diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas, mengurangi ketergantungan pada figur kunci, dan meningkatkan kesiapan operasional untuk suksesi tanpa mengorbankan fleksibilitas kerja, memberikan kontribusi praktis bagi UKM bisnis keluarga di Indonesia.