Skripsi oleh M. Yogik Margareta ini berfokus pada sintesis dan karakterisasi MOF303 sebagai adsorben air untuk teknologi *Adsorption Heat Transformation* (AHT). AHT adalah teknologi penyimpanan energi yang memanfaatkan panas limbah dari sumber domestik dan industri melalui proses adsorpsi-desorpsi, di mana peningkatan kapasitas adsorpsi material adalah kunci efisiensinya.
Penelitian ini mensintesis MOF303 menggunakan metode solvotermal dengan memvariasikan jenis basa (trietilamina, NaOH, dan tanpa basa) serta jumlah penambahan basa NaOH (1,5 mmol dan 3 mmol). Karakterisasi material dilakukan dengan *Powder X-ray Diffraction* (PXRD) untuk struktur dan kristalinitas, *Fourier Transform Infrared* (FTIR) untuk gugus fungsi, *Thermogravimetric Analysis* (TGA) untuk stabilitas termal, dan *Differential Scanning Calorimetry* (DSC) untuk suhu desorpsi, entalpi penguapan, serta kapasitas panas (Cp).
Hasil menunjukkan bahwa MOF303 berhasil terbentuk dengan penambahan NaOH (1,5 mmol dan 3 mmol) menghasilkan persen kristalinitas berturut-turut 61% dan 59%. Analisis FTIR mengidentifikasi ikatan karakteristik COO-Al dan Al-O. MOF303 memiliki stabilitas termal hingga 420 °C dan dapat menyerap air hingga 30%. Karakterisasi DSC menunjukkan proses endotermik pada rentang 27-192 °C dengan entalpi penguapan 1,386 kJ/g, serta nilai Cp yang meningkat dari 0,007 hingga 3,890 J/g°C pada rentang 20-95 °C.
Berdasarkan temuan ini, MOF303 menunjukkan potensi besar untuk diaplikasikan sebagai adsorben air dalam proses AHT.