Proyek akhir oleh Zainal Mutaqin ini berfokus pada peningkatan produktivitas peralatan *automatic loader* di operasi tambang bawah tanah Deep Ore Zone (UG Doz) PT. Freeport Indonesia (PTFI). Studi ini krusial karena PTFI sedang dalam masa transisi dari tambang *open pit* Grasberg yang akan berakhir ke operasi bawah tanah, namun UG Doz gagal mencapai target produksi tahun 2016, mengakibatkan defisit bijih dan kerugian finansial. Dengan menggunakan metodologi Six Sigma DMAIC, penelitian menganalisis jam penggunaan peralatan untuk mengidentifikasi akar masalah inefisiensi dari aspek manusia, proses, dan teknologi, yang menemukan bahwa 66% jam operasional bersifat tidak produktif. Delapan inisiatif perbaikan diusulkan, termasuk peningkatan komunikasi dan koordinasi, implementasi sistem alur kerja, pelatihan kompetensi, hingga penambahan peralatan. Implementasi ini diproyeksikan dapat mengurangi jam tidak produktif hingga 14,16%, menambah lebih dari 1,9 juta ton bijih per tahun, dan menghasilkan manfaat bersih sekitar $25,7 juta, yang secara efektif mengatasi kekurangan target produksi.