Bab metodologi penelitian ini menjelaskan pendekatan komprehensif yang digunakan untuk meneliti potensi penerapan metode pengelolaan sampah berbasis digital dengan gamifikasi berdasarkan persepsi dan preferensi masyarakat di Kecamatan Jatinangor. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kombinasi (mixed method) jenis sequential explanatory, menggabungkan data kuantitatif dari kuesioner yang disebar kepada 100 responden (melalui *accidental sampling*) dan data kualitatif dari observasi serta wawancara mendalam. Variabel yang diteliti meliputi kondisi pengelolaan sampah, sosial ekonomi, persepsi, dan preferensi masyarakat. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dilengkapi dengan uji validitas dan reliabilitas instrumen, tabulasi silang, uji Chi-Square, serta koefisien kontingensi untuk mengukur hubungan dan kekuatan korelasi antar variabel.