Penelitian ini mengkaji pembentukan portofolio investasi optimal di pasar Indonesia yang bergejolak antara tahun 2021-2025. Dengan menggunakan kombinasi peramalan Exponential Smoothing (ETS) untuk proyeksi return dan optimisasi Markowitz untuk alokasi aset, studi ini menganalisis saham-saham LQ45 terpilih dan emas sebagai aset defensif. Hasilnya menunjukkan bahwa emas secara konsisten menjadi komponen dominan dalam portofolio, secara signifikan mengurangi volatilitas dan meningkatkan rasio Sharpe berkat korelasinya yang rendah dengan saham. Portofolio yang dioptimalkan, baik berdasarkan data historis maupun perkiraan ETS, terbukti mengungguli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan return yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah, serta menghasilkan Jensen's Alpha positif. Ini menawarkan strategi investasi berbasis data yang tangguh bagi investor untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan mitigasi risiko di tengah ketidakpastian pasar.