Teks tersebut menjelaskan metodologi percobaan dan hasil awal dari penelitian yang menguji pengaruh perlakuan panas konvensional dan cepat terhadap baja AISI 4340.
**Material Percobaan:**
Baja AISI 4340 berbentuk silinder (20 x 1500 mm) digunakan. Material awal dikarakterisasi melalui pengujian komposisi kimia (spektroskopi emisi optik) dan pengamatan struktur mikro (mikroskopi optik dan SEM), menunjukkan struktur heavily tempered martensite. Sifat mekanik baja tanpa perlakuan (as-received) adalah: kekerasan 228,6 HV10, tidak patah pada uji impak, kekuatan luluh 327 MPa, kekuatan tarik 519,08 MPa, dan elongasi 24,64%. Spesimen untuk uji tarik, uji impak Charpy, dan uji kekerasan dibuat melalui proses milling.
**Prosedur Percobaan:**
Percobaan melibatkan dua jenis perlakuan panas:
1. **Perlakuan Panas Cepat:** Menggunakan tanur induksi.
* **Austenisasi Cepat:** Pemanasan sampel uji pada daya 7 kW selama 25 detik hingga mencapai 900°C, diikuti pendinginan cepat (quenching) dalam oli.
* **Tempering Cepat:** Pemanasan sampel pada daya 2 kW dengan variasi waktu penahanan 5, 8, dan 10 detik (suhu puncak yang tercapai disesuaikan dengan suhu tempering konvensional, yaitu 150°C, 250°C, dan 300°C), diikuti pendinginan dalam air.
2. **Perlakuan Panas Konvensional:** Menggunakan tanur muffle.
* **Austenisasi Konvensional:** Pemanasan sampel pada 900°C selama 30 menit, diikuti pendinginan cepat (quenching) dalam oli.
* **Tempering Konvensional:** Pemanasan sampel pada variasi suhu 150°C, 250°C, dan 300°C selama 1 jam, diikuti pendinginan dalam air.
**Pengujian dan Karakterisasi:**
Setelah perlakuan panas, dilakukan:
* **Pengujian Sifat Mekanik:** Kekerasan Vickers (HV10), uji tarik (menentukan kekuatan luluh, kekuatan tarik, dan elongasi), dan uji impak Charpy (menentukan energi serap pada suhu ruang).
* **Karakterisasi Metalografi:** Untuk mengidentifikasi struktur mikro (menggunakan mikroskopi optik dan SEM setelah proses pengampelasan, pemolesan, dan pengetsaan nital 4%).
* **Karakterisasi Fraktografi:** Untuk mengidentifikasi jenis dan mekanisme patahan pada sampel uji impak (melalui penggambaran makro dan mikro SEM).
**Hasil Awal (Bab III):**
Bab ini menyajikan hasil pengujian sifat mekanik (kekerasan, impak, dan tarik) serta hasil pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskopi optik (OM) untuk semua variasi perlakuan panas. Data-data ini disajikan dalam tabel dan gambar. Hasil karakterisasi metalografi menggunakan SEM dan fraktografi patahan impak akan dibahas pada bab selanjutnya.