Penelitian tesis ini mengembangkan rute sintesis alternatif parasetamol melalui penataan ulang Beckmann dalam reaktor aliran mikro, bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan baku obat impor. Proses ini dimulai dari p-hidroksiasetofenon oksim (4HAPO) menggunakan katalis asam trifluoroasetat (TFA). Setelah mengoptimalkan kondisi reaksi, sintesis kontinu selama 24 jam berhasil mencapai rendemen hingga 82%. Produk parasetamol selanjutnya dimurnikan melalui penghilangan warna menggunakan karbon aktif dan rekristalisasi, menghasilkan padatan putih dengan rendemen akhir 48% yang terkarakterisasi dengan baik. Pendekatan ini menunjukkan potensi besar sebagai metode produksi parasetamol yang efisien, ramah lingkungan, dan mendukung kemandirian bahan baku obat di Indonesia.