Teks ini membahas analisis sensitivitas dan validasi desain awal airfoil serta sudu turbin angin secara analitik, numerik, dan eksperimental. Analisis sensitivitas mengidentifikasi ketebalan airfoil dan panjang chord pada root sebagai faktor dominan yang memengaruhi kinerja aerodinamis (rasio Cl/Cd, Cp, Ct), serta profil dan ketebalan skin/web yang signifikan untuk karakteristik struktural (deformasi dan tegangan).
Validasi geometri menunjukkan asumsi profil elips dapat diterima karena tidak ada perbedaan signifikan dengan profil sebenarnya. Sementara itu, validasi aerodinamis melalui metode numerik (BEM, CFD) dan eksperimen membandingkan profil LM45 dengan standar, menemukan LM45 unggul pada sudut serang dan kecepatan angin rendah, namun terdapat perbedaan signifikan antara hasil numerik dan eksperimen untuk kinerja sudu, terutama akibat faktor permukaan. Demikian pula, validasi struktur menunjukkan adanya perbedaan antara hasil numerik dan eksperimen terkait deformasi, yang dikaitkan dengan variasi geometri manufaktur sudu.