Bab II ini menyajikan tinjauan literatur mengenai manajemen kinerja, termasuk definisi, landasan teori (New Public Management/NPM), dan implementasi di berbagai organisasi sektor publik, khususnya di Indonesia. Tinjauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi celah penelitian dalam manajemen kinerja di kementerian. Studi ini mengeksplorasi teori yang mendasari, konteks institusional, dan penelitian terkini dengan melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur. Tinjauan literatur secara sistematis akan membantu peneliti dalam mengenali masalah penelitian dan menawarkan saran untuk penyelidikan di masa mendatang. Selain itu, tinjauan ini penting untuk mengenali hasil penelitian yang ada, metodologi yang digunakan, hasil penelitian, dan proposal penelitian di masa depan. Sistem manajemen kinerja publik didasarkan pada strategi dan, di sebagian besar negara, mandat legislatif. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan NPM akan mencakup pengukuran kinerja sebagai alat untuk pengurangan biaya dan peningkatan pengawasan keuangan. Hasil tinjauan literatur mengarah pada proposal kerangka konseptual untuk mengembangkan sistem manajemen kinerja yang sesuai untuk organisasi kementerian Indonesia, dengan menekankan pemenuhan kepentingan pemangku kepentingan melalui kombinasi pendekatan Knowledge Based Performance Management (KBPMS) dan Performance Prism. Akhirnya, penelitian ini memberikan kontribusi berupa pengembangan sistem manajemen kinerja yang sesuai untuk organisasi kementerian Indonesia, dengan menguji bagaimana organisasi kementerian menerjemahkan dokumen strategis pemerintah, RPJMN, ke dalam fungsi strategis di dalam bidang tanggung jawabnya yang telah ditentukan.