Metodologi penelitian ini mengikuti pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, memilih, memproses, dan menganalisis data yang relevan guna menjawab pertanyaan penelitian. Filosofi penelitian yang diadopsi mencakup positivisme, konstruktivisme, dan pragmatisme. Positivisme meyakini realitas objektif dan terukur, konstruktivisme melihat realitas sebagai konstruksi sosial, sedangkan pragmatisme menekankan aplikasi praktis dan metode campuran. Penelitian ini menggunakan "research onion framework" dari Saunders et al. (2019) untuk menggambarkan lapisan-lapisan proses penelitian, mulai dari filosofi penelitian hingga teknik pengumpulan data. Penelitian ini secara khusus memilih filosofi positivisme dengan alasan objektivitas, kemampuan pengukuran, dan fokus pada bukti empiris. Pendekatan deduktif juga diadopsi untuk menguji proposisi teoritis dan menghasilkan temuan yang dapat digeneralisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran, yang melibatkan studi kasus untuk eksplorasi mendalam. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka, wawancara semi-terstruktur, dan analisis bibliometrik. Penelitian ini mempertimbangkan keandalan dan validitas, serta mengikuti prinsip-prinsip etika yang ketat, termasuk persetujuan dari komite etik dan informed consent dari partisipan.