Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi peningkatan produksi minyak yang optimal bagi Terranova untuk mencapai target produksi nasional SKK Migas sebesar 8 ribu bopd di lapangan Angsana pada tahun 2025. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa teknologi Type C memiliki potensi tertinggi dalam meningkatkan produksi dengan manfaat yang berkelanjutan, sementara Type A dan B moderat, dan Type D (teknologi baru) memiliki potensi tinggi tetapi dengan ketidakpastian yang besar. Strategi yang direkomendasikan adalah melanjutkan uji coba Type D, didukung SKK Migas untuk adopsi teknologi, dengan rencana cadangan menggunakan Type C jika Type D gagal, dan Type B sebagai kegiatan "no-regret" untuk meminimalkan potensi kerugian. Disarankan juga untuk terus memperbarui dataset pekerjaan sumur untuk mengurangi ketidakpastian dalam simulasi Monte Carlo di masa depan.