Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Wardah Youth Ambassador (WYA) Community sebagai bagian dari strategi loyalitas merek, dengan fokus pada pengaruh pengalaman anggota, tingkat keterlibatan, dan nilai-nilai religius terhadap ekuitas merek dan keputusan pembelian ulang produk Wardah. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan bantuan software SmartPLS, data dikumpulkan melalui survei online dengan kuesioner tertutup yang disebarkan kepada anggota WYA di berbagai kota di Indonesia yang memenuhi kriteria tertentu. Penelitian ini menganalisis hubungan antara perceived benefit, brand community engagement, religiosity, brand equity, dan repurchase intention, dengan tujuan memberikan masukan praktis bagi manajemen Wardah terkait pengelolaan komunitas berbasis nilai dan mengevaluasi apakah program WYA memberikan manfaat dan ikatan emosional yang berdampak pada loyalitas anggota. Meskipun terdapat keterbatasan seperti potensi bias dalam pengambilan sampel dan distribusi geografis responden, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga dalam memahami dan meningkatkan loyalitas konsumen muda terhadap merek Wardah.