Tesis Shafa Alya Rahayu meneliti pengaruh perceived benefit, brand community engagement, dan religiositas terhadap repurchase intention pada komunitas merek halal yang dikelola perusahaan, khususnya Wardah Youth Ambassador (WYA). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis SEM-PLS pada 100 responden, penelitian ini menemukan bahwa brand community engagement berpengaruh signifikan terhadap brand equity dan repurchase intention, sementara perceived benefit hanya berpengaruh pada brand equity. Religiositas tidak berpengaruh pada brand equity, namun berpengaruh langsung pada repurchase intention. Brand equity memediasi hubungan antara brand community engagement dan repurchase intention. Kesimpulannya, loyalitas anggota WYA, yang merupakan muslimah generasi Z, lebih kuat terbentuk melalui keterlibatan aktif dalam komunitas yang relevan secara emosional dan sosial daripada sekadar manfaat produk atau citra religius, sehingga strategi pengembangan komunitas perlu diarahkan pada kegiatan yang otentik dan selaras dengan nilai-nilai Islam.