Penelitian ini menguji campuran beraspal dengan penambahan limbah botol plastik, dimulai dengan pengujian karakteristik agregat kasar dan halus dari Nagreg, Jawa Barat, serta aspal Pen 60/70 dari Cilegon, Banten, untuk memastikan kesesuaian dengan spesifikasi Bina Marga 2018 revisi 2. Pengujian agregat meliputi kekekalan bentuk, abrasi, kelekatan, dan berat jenis. Karakteristik aspal diuji meliputi penetrasi, viskositas, titik lembek, dan daktilitas. Limbah botol plastik dianalisis ukuran dan titik lelehnya. Campuran AC-WC dibuat menggunakan Superpave Gyratory Compactor (SGC) untuk menentukan kadar aspal optimum (KAO) berdasarkan parameter volumetrik seperti VIM, VMA, VFA, dan dust ratio. Kepadatan campuran diukur dengan SGC dan metode volumetrik, menunjukkan perbedaan karena ketelitian input berat. Setelah KAO didapatkan, dilakukan pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) dan Indirect Tensile Fatigue Test (ITFT) untuk mengevaluasi ketahanan campuran terhadap retak lelah dengan variasi kadar limbah plastik.