Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah plastik PET terhadap kinerja campuran beraspal AC-WC. Metodologi penelitian terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu persiapan campuran (studi literatur, persiapan alat dan bahan, pengujian bahan, dan perancangan campuran), pelaksanaan dan pengujian campuran (penentuan kadar optimum, pembuatan benda uji dengan variasi kadar limbah plastik PET, dan pengujian ketahanan fatigue cracking), serta pelaporan (analisis data dan perbandingan ketahanan campuran). Pengujian bahan meliputi spesifikasi kinerja aspal, agregat halus, agregat kasar, dan filler. Spesifikasi campuran beraspal mengacu pada spesifikasi umum Bina Marga 2018 revisi 2. Kadar aspal optimum (KAO) ditentukan melalui metode Superpave Gyratory Compactor (SGC) dengan memperhatikan parameter volumetrik seperti VIM, VMA, VFA, dan dust proportion. Pengujian kinerja meliputi Indirect Tensile Strength Ratio (ITSR) untuk ketahanan terhadap kelembaban dan Indirect Tensile Fatigue Test (ITFT) untuk ketahanan terhadap retak lelah. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengevaluasi pengaruh penambahan limbah plastik PET terhadap kinerja campuran beraspal.