Dalam satu dekade terakhir, industri fintech mengalami transformasi digital yang pesat, dipercepat oleh pandemi COVID-19. Pasar fintech global mengalami pertumbuhan yang signifikan, dan diperkirakan akan terus meningkat, dengan Asia Pasifik sebagai pasar yang dominan pada tahun 2030. Perusahaan fintech berbasis platform seperti GoTrade menghadapi tekanan untuk berinovasi dengan cepat agar tetap kompetitif. Keberhasilan inovasi bergantung pada lingkungan strategis, kapasitas sumber daya, dan modal manusia perusahaan. GoTrade, platform investasi digital, berupaya membuat investasi dapat diakses oleh semua orang, dengan fokus pada pasar Asia Tenggara. Perusahaan menghadapi tantangan terkait dengan kecepatan inovasi, tekanan persaingan, dan keselarasan antara ambisi pertumbuhan dan kapasitas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkungan strategis, sumber daya, dan modal manusia GoTrade, serta dampaknya terhadap kinerja inovasi, bisnis, dan operasional, untuk memberikan rekomendasi strategis.