Penelitian ini menganalisis pengaruh lingkungan strategis, kapasitas sumber daya, dan kapasitas modal manusia terhadap kinerja inovasi, kinerja bisnis, dan kinerja operasional di perusahaan berbasis teknologi, khususnya ekosistem GoTo. Data dikumpulkan dari 372 responden dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berasal dari unit On-Demand Services (ODS), dengan masa kerja beragam dan posisi yang tersebar di berbagai divisi. Bentuk inovasi yang dominan adalah pendekatan *top-down*, diikuti oleh kolaborasi dengan *stakeholder* eksternal. Kapasitas modal manusia memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kinerja inovasi. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan implementasi program *champion* inovasi, forum dialog internal, platform umpan balik terintegrasi, wawancara kualitatif, dan pemetaan bakat internal untuk meningkatkan kinerja inovasi GoTo. Selain itu, penelitian mengusulkan jalur implementasi bertahap berdasarkan ISO 56002 untuk membangun fondasi yang kuat dalam tata kelola inovasi, pengembangan kompetensi, proses inovasi, dan integrasi yang berkelanjutan di seluruh organisasi.