Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggemar IBL berasal dari berbagai kalangan usia, profesi, dan latar belakang, dengan identitas penggemar mereka terbentuk melalui pengalaman pribadi, kecintaan pada basket, dan pengaruh media sosial. Loyalitas penggemar cenderung bersifat afektif dengan partisipasi aktif yang terbatas, namun mereka aktif mengikuti perkembangan IBL melalui media sosial. Citra IBL sebagai liga profesional dinilai positif, terutama karena inovasi yang konsisten, meskipun aspek hiburan dan keseimbangan kompetisi perlu ditingkatkan. Rekomendasi yang diajukan mencakup penguatan keterlibatan berbasis komunitas, optimasi konten media sosial yang kreatif, diversifikasi saluran promosi, penyediaan aktivitas interaktif antara penggemar dan pemain, serta pemeliharaan kualitas liga secara keseluruhan. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan loyalitas penggemar, serta menarik penggemar baru.