Tinjauan pustaka ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi liga olahraga baru seperti Indonesian Basketball League (IBL) dalam menarik perhatian publik, termasuk keterbatasan riset audiens, kendala anggaran, dan persaingan dari olahraga lain. Analisis Fishbone Diagram menyoroti kurangnya riset audiens mendalam, terbatasnya sumber daya, dan strategi pemasaran yang belum optimal sebagai penyebab rendahnya minat penonton. Penelitian ini menggunakan Social Identity Theory (SIT) untuk memahami bagaimana identifikasi penggemar dengan tim atau pemain dapat meningkatkan loyalitas dan keterikatan emosional, serta Ansoff Matrix untuk menganalisis efektivitas strategi pemasaran dan pertumbuhan yang diterapkan oleh IBL. Kerangka konseptual mengintegrasikan SIT dan Ansoff Matrix untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana IBL dapat mengembangkan basis penggemar yang kuat dan berkelanjutan melalui strategi yang tepat.