Secara global, bola basket merupakan olahraga populer dengan liga-liga yang menghasilkan audiens besar dan dampak ekonomi signifikan. Namun, di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, popularitas bola basket masih kalah dibandingkan sepak bola, sehingga IBL (Indonesian Basketball League) berupaya meningkatkan visibilitas dan minat publik. Tantangan IBL mencakup fasilitas yang kurang memadai, promosi yang minim, kurangnya hiburan tambahan dalam pertandingan, dan sistem pertandingan yang kurang kompleks. Meningkatkan minat publik sangat penting bagi keberlanjutan IBL, yang dapat dicapai dengan strategi pemasaran yang tepat sasaran, keterlibatan penggemar, pemanfaatan media, dan inisiatif CSR. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat penonton terhadap IBL dan strategi untuk meningkatkan posisinya di industri olahraga Indonesia, dengan fokus pada pemahaman perilaku penggemar dan keterlibatan mereka.