Bab ini menyajikan temuan dari diskusi kelompok terfokus, wawancara, dan sumber sekunder untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi saat ini dan ideal dalam pemenuhan persyaratan TKDN oleh PT Sertco Quality. Analisis kesenjangan mengungkapkan keterlambatan pengajuan sertifikat TKDN dan kesulitan dalam memenuhi komitmen TKDN yang tertuang dalam kontrak, yang disebabkan oleh penyimpanan data yang tidak terorganisir, keterbatasan waktu pengumpulan data, kurangnya sumber daya manusia yang khusus, dukungan teknologi yang tidak memadai, dan komitmen yang tidak realistis. Analisis akar masalah menggunakan teknik "5 Whys" dan diagram tulang ikan mengidentifikasi masalah utama, yaitu masalah pengelolaan pengetahuan (knowledge management) di PT Sertco Quality, khususnya kegagalan penyebaran dan transfer pengetahuan mengenai verifikasi TKDN. Solusi yang diusulkan adalah peningkatan pengelolaan pengetahuan melalui penerapan komunitas praktik (community of practice) dan kerangka kerja yang disesuaikan, dengan penekanan pada pelatihan, peningkatan SOP, peningkatan kolaborasi, peningkatan sumber daya, dan pemanfaatan teknologi. Rencana implementasi terperinci untuk mengembangkan kerangka kerja komunitas praktik (COP) di PT Sertco Quality disusun untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dan mempromosikan kolaborasi lintas departemen dan transfer pengetahuan untuk mendukung kinerja organisasi, termasuk penetapan tujuan dan keselarasan dengan strategi bisnis, identifikasi pemangku kepentingan utama, dan pemilihan alat untuk berbagi pengetahuan.