Disertasi karya Maya Safitri meneliti tentang stunting, kadar mikromineral (mangan, seng, besi), dan paparan timbal pada balita di desa non-industri di Banyumas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kadar mikromineral dan paparan timbal dalam darah balita stunting dan tidak stunting, mengidentifikasi sumber paparan lingkungan, serta mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan terhadap ibu balita. Hasil penelitian menunjukkan separuh balita memiliki kadar timbal darah melebihi standar, mayoritas memiliki konsentrasi mangan tinggi, sebagian besar seng normal, dan banyak yang kekurangan zat besi, dengan sumber paparan timbal potensial berasal dari lingkungan seperti sayuran, tanah, dan cat tembok. Meskipun tidak ditemukan hubungan signifikan antara kadar logam dan stunting, edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting, mikromineral, dan bahaya timbal. Penelitian ini menyoroti interaksi kompleks faktor lingkungan dan gizi dalam kesehatan anak dan pentingnya intervensi edukasi kesehatan.