Disertasi Adrianto (2025) dari ITB mengusulkan metode penyelesaian sistem persamaan nonlinear dalam simulasi reservoir yang lebih efisien dan stabil, dengan menggabungkan metode probabilistik dan jaringan saraf tiruan backpropagation (BPNN). Metode hybrid ini bertujuan mengatasi tantangan seperti konvergensi yang sulit, beban komputasi tinggi, dan ketidakstabilan solusi yang sering ditemui pada metode konvensional, terutama pada reservoir heterogen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa solver berbasis probabilistik dan BPNN efektif dalam berbagai skenario aliran fluida, termasuk pada model rekahan, bahkan memberikan akurasi yang lebih baik dibandingkan solver konvensional, sehingga layak untuk dikembangkan lebih lanjut.