Mikroorganisme usus larva *Tenebrio molitor* memainkan peran penting dalam pencernaan, metabolisme, penyerapan nutrisi, dan detoksifikasi, memungkinkan larva ini beradaptasi dengan berbagai jenis makanan, termasuk polistiren (PS). Mikroba ini menghasilkan enzim yang memecah polimer kompleks seperti PS menjadi molekul kecil yang kemudian diolah menjadi CO2, biomassa, atau dikeluarkan sebagai feses. Proses degradasi PS melibatkan beberapa tahapan, dimulai dengan pengunyahan PS menjadi fragmen kecil, diikuti oleh aksi enzim ekstraseluler yang dikeluarkan oleh mikrobioma usus untuk mendepolimerisasi fragmen tersebut. Beberapa genus bakteri seperti *Citrobacter* dan *Kosakonia* telah dikaitkan dengan biodegradasi PS, dan enzim seperti galactosidase, phosphatase, dan esterase diduga berperan dalam proses ini. Biodegradasi plastik dipengaruhi oleh faktor abiotik (kelembaban, suhu, pH) dan biotik (struktur polimer, keberadaan enzim dan mikroorganisme) serta melalui jalur pemutusan rantai utama dan samping PS oleh mikroba yang menghasilkan energi dan akhirnya termineralisasi menjadi CO2.