Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan rute bus sekolah yang lebih efektif di Kota Bandung, mengatasi hambatan implementasi yang ada. Metode yang digunakan adalah School Bus Routing Problem (SBRP) dengan bantuan ArcGIS dan Vehicle Routing Problem (VRP). Tahapan penelitian meliputi analisis awal untuk penentuan sampel dan lokasi studi kasus (Kecamatan Lengkong), analisis pola pergerakan siswa (jarak tempuh ideal, waktu operasional), analisis persepsi siswa (prioritas layanan bus sekolah), dan implementasi SBRP untuk rekomendasi rute. Analisis awal menunjukkan potensi besar penggunaan bus sekolah di Kecamatan Lengkong, dengan mayoritas siswa memiliki kendaraan pribadi di rumah. Analisis persepsi siswa menunjukkan bahwa keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam layanan bus sekolah, bukan tarif gratis. Hasil SBRP dengan ArcGIS menghasilkan dua rute yang optimal dengan mempertimbangkan jarak tempuh maksimal 60 menit dan *time window* kedatangan siswa di sekolah. Rute-rute ini mencakup 50-68% titik rumah siswa, memenuhi kriteria cakupan layanan. Simulasi rute divalidasi dengan Google Maps, menunjukkan kelayakan implementasi meskipun terdapat sedikit perbedaan detail jalan. Perbandingan dengan rute bus sekolah eksisting menunjukkan peningkatan dalam hal jangkauan layanan dan kepatuhan terhadap batasan waktu.