Pengamatan fenologi pembungaan melon menunjukkan bahwa bunga jantan muncul lebih awal dari bunga betina, yang merupakan strategi reproduksi tanaman untuk memastikan ketersediaan serbuk sari saat bunga betina siap menerima penyerbukan. Proses pembungaan melon melalui fase perkembangan yang jelas, dan fase anthesis menjadi waktu optimal bagi serangga penyerbuk. Keanekaragaman serangga penyerbuk yang mengunjungi bunga melon terdiri dari 8 spesies dari ordo Hymenoptera dan Lepidoptera, dengan Apis cerana, Apis dorsata, Trigona laeviceps, dan Apis mellifera sebagai spesies yang dominan. Keempat spesies ini memiliki peran ekologis yang berbeda dalam proses penyerbukan dan kelimpahan relatif yang tinggi. Faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya memengaruhi aktivitas kunjungan serangga penyerbuk, dan serangga berperan penting dalam transfer serbuk sari, dengan Apis cerana menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam penyerbukan tanaman melon.