Bab ini membahas analisis dan simulasi sistem energi hibrida PLTS, PLTD, dan baterai di Pulau Karimunjawa menggunakan Homer Pro dan PVSyst. Hasil simulasi PVSyst menunjukkan potensi energi surya yang baik dengan GHI tahunan 1935,2 kWh/m², dan PLTS 3623 kWp dapat menghasilkan 6152,5 MWh per tahun, namun masih memerlukan pasokan dari grid. Simulasi Homer Pro dengan empat skenario (PLTD, PLTS+PLTD, PLTS+Baterai, PLTS+PLTD+Baterai) menunjukkan bahwa skenario PLTS+PLTD+Baterai adalah yang paling optimal dari segi biaya (LCOE terendah Rp3.085/kWh) dan efisiensi energi, dengan kontribusi EBT 90%. Analisis pola operasi harian menunjukkan sistem adaptif terhadap variasi iradiasi dan beban, dengan PLTS sebagai sumber utama, baterai untuk penyimpanan, dan PLTD sebagai cadangan. Sistem ini juga berpotensi menghasilkan Renewable Energy Certificate (REC) dengan pendapatan kumulatif diproyeksikan mencapai Rp 9,28 miliar selama 25 tahun.