Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan separator berpengaruh signifikan terhadap efisiensi sistem dan energi yang dihasilkan PLTP single flash, dengan tekanan optimal berbeda untuk turbin condensing dan back pressure. Siklus flash binary model 1 dan 2 menunjukkan peningkatan efisiensi termal, dengan model 2 (single flash back pressure dengan bottoming dan brine binary) memberikan kinerja teknis yang lebih baik, terutama di lapangan geothermal dengan kadar NCG tinggi dan minim air pendingin. Analisis finansial menunjukkan bahwa model flash binary 2 layak secara ekonomi untuk PLTP Kepahiang. Penelitian menyarankan kajian teknis lebih lanjut dengan menghubungkan pemodelan reservoir dan rincian biaya peralatan siklus biner untuk perencanaan yang lebih komprehensif.