Bab ini membahas metode penelitian dan langkah-langkah perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) flash-binary untuk sistem panas bumi temperatur tinggi dominasi air di WKP Kepahiang. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan data dari laporan Prefeasibility Study WKP Kepahiang PLN (2020) dan bantuan perangkat lunak Macro Excel IF97 Steam Tables by Magnus Holmgren serta CoolProp 6.5 untuk perhitungan termodinamika. Secara umum, tahapan penelitian meliputi penentuan parameter sumber panas bumi berdasarkan kajian 3G, pemodelan siklus single flash-binary dengan turbin condensing dan back pressure, optimasi tekanan separator, pemodelan siklus biner (Brine Binary dan Bottoming Binary) dengan mempertimbangkan Silica Saturation Index (SSI), pemilihan fluida kerja organik, perbandingan kinerja berdasarkan efisiensi termal dan daya bersih listrik, serta analisis keekonomian. Parameter kunci seperti tekanan, temperatur, dan laju alir massa di kepala sumur menjadi fokus utama, serta asumsi-asumsi terkait efisiensi turbin, temperatur kondensor, dan pinch point digunakan dalam perhitungan. Pemilihan fluida kerja organik juga mempertimbangkan karakteristik termodinamika serta dampaknya terhadap lingkungan. Terakhir, dilakukan kajian keekonomian dengan mempertimbangkan biaya Capital Expenditure (CAPEX) dan Operational Expenditure (OPEX) selama masa operasional proyek 30 tahun.