Teks tersebut membahas perkembangan pembangkit listrik geotermal (PLTP) di Indonesia, yang didominasi oleh lapangan reservoir air, dengan teknologi single flash sebagai yang paling umum digunakan. Hingga 2025, estimasi total kapasitas PLTP terpasang mencapai 2059,9 MW dengan berbagai jenis teknologi seperti dry steam, single flash, binary, dan IGCCU. Selain itu, teks juga membahas tentang sistem single flash dan flash binary, termasuk komponen-komponen penting dan pertimbangan pemilihan fluida kerja organik, serta analisis keekonomian proyek geotermal dengan parameter seperti NPV, IRR, payback period, dan profitability index untuk menentukan kelayakan investasi.