WKP Kepahiang, yang terletak di Bengkulu, merupakan wilayah kerja panas bumi dengan potensi yang cukup besar karena berada di busur magmatik Pulau Sumatra. Sistem panas bumi di sini berkaitan dengan aktivitas gunung api Kaba, ditandai dengan manifestasi seperti fumarol dan mata air panas. Berdasarkan studi geokimia, sistem panas bumi Kepahiang diperkirakan memiliki fluida reservoir dua fasa didominasi air dengan temperatur tinggi (240-270°C). Eksplorasi awal telah dilakukan, dan area prospek ditentukan melalui analisis geologi, geokimia, dan geofisika (3G), dengan estimasi temperatur reservoir mencapai 240-270°C. Potensi daya area Sempiang dan Grojogan Sewu diperkirakan mencapai 173,52 MW (P50). Rencananya, WKP Kepahiang akan dikembangkan sebagai PLTP berkapasitas 2x55 MW menggunakan teknologi single flash condensing, meskipun teknologi alternatif seperti single flash binary juga menarik untuk dikaji guna mengoptimalkan potensi daya listrik.