Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kepahiang, yang memiliki cadangan terduga 180 MWe, direncanakan menjadi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) berkapasitas 2x55 MW dengan teknologi *single flash condensing* oleh PT PLN (Persero). Penelitian ini mengkaji alternatif optimalisasi energi PLTP Kepahiang 110 MW menggunakan siklus *single flashbinary*, yang bertujuan memanfaatkan seluruh fluida panas bumi dominasi air secara lebih efisien dan ekonomis. Kajian ini berfokus pada perancangan siklus termodinamika, pengaruh parameter kunci seperti laju alir fluida dan tekanan, pemilihan fluida kerja organik, serta analisis keekonomian teknologi *flashbinary*. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif perancangan PLTP Kepahiang dan dapat diintegrasikan dengan simulasi reservoir pada WKP lain yang memiliki karakteristik serupa.