Metodologi penelitian ini menjelaskan langkah-langkah sistematis dalam mengembangkan sensor ultrasonik berbasis IoT untuk mendeteksi ketebalan, korosi, dan scaling pada pipa geotermal. Pendekatan eksperimental diadopsi, dimulai dari studi literatur, desain perangkat keras dan lunak, penentuan parameter sinyal, uji integrasi, hingga pengujian kemampuan deteksi dan konektivitas IoT. Penelitian ini menggunakan probe ultrasonik, driver pulsa, Arduino Uno R3, modul SIM800L, dan LCD sebagai komponen utama. Prosedur penelitian meliputi persiapan, perancangan sistem, pengecekan akurasi, pengujian pada pipa baja karbon dengan kondisi berbeda (normal, korosi, scaling), pengumpulan data (waktu tempuh, amplitudo, ketebalan), analisis data (akurasi, reliabilitas, sensitivitas scaling, performa IoT), dan validasi sistem dengan membandingkan hasil prototipe dengan alat komersial dan standar industri untuk memastikan sistem dapat memonitor kondisi pipa secara real-time.